Lahir di Jakarta, Andriani Nangoy sempat menghabiskan masa kecilnya di Jerman sebelum kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan pendidikan SD sampai kuliah di Indonesia. Kuliah di Universitas Padjajaran jurusan sastra Jerman, lalu melanjutkan kembali studinya di Jerman untuk jurusan sosial politik, khususnya di pengembangan Asia Tenggara.
Karirnya di Deutsche Welle sejak tahun 2005 berawal dari kerja praktek selama 2 bulan. Setelah menikah dan memiliki seorang anak, Ani, sapaan akrabnya terus meneruskan pekerjaannya sebagai freelancer di Deutsche Welle sampai sekarang. Sebagai freelancer, tugas utamanya lebih diutamakan untuk membuat laporan aktual, berita, dan juga menjadi moderator.
Bagi seorang Andriani Nangoy, bekerja freelance di Deutsche Welle merupakan pekerjaan yang paling pas untuknya, karena di samping mencari penghasilan, ia tetap memiliki waktu untuk keluarga dan juga anaknya, Elijas. Improvisasi merupakan kunci bagi Ani dalam membagi waktu antara pekerjaannya dengan mengurus keluarga.