1. Isi
  2. Navigasi
  3. Artikel lainnya
  4. Metanavigasi
  5. Cari
  6. Pilih satu dari 30 bahasa


 

Sains dan Teknologi | 30.06.2008

Mengungkap Kinerja Indera Melalui Biologi Molekular

1 / 3Kembali

Biologi molekular adalah salah satu cabang biologi yang mengkaji kehidupan pada skala molekul. Dalam sepuluh tahun terakhir riset biologi molekular melahirkan penemuan yang bermanfaat, misalnya di bidang medis.

Biasanya para periset bidang biologi molekular hanya fokus pada satu penelitian saja. Dalam suatu simposium pakar biologi Akademi Jerman Leopoldina, yang digelar di Universitas Tübingen baru-baru ini, sekitar 100 pakar biologi dan ahli medis membahas hasil riset biologi molekul dengan memfokuskan pada penelitian indera manusia.

Sebenarnya, riset mengenai tubuh manusia punya sejarah panjang. Hampir 2000 tahun lalu, Hippokrates, pakar fisika Yunani kuno, sudah melakukan sejumlah penelitian di bidang ini. Kini, riset biologi molekular membuka peluang analisa lebih mendalam yang dapat melahirkan sintesa atau pengamatan menyeluruh di bidang ini.

Misalnya, penelitian yang menunjukkan bahwa cara kerja kelima indera manusia, yaitu mata, lidah, hidung, telinga dan kulit pada dasarnya sangat mirip. Rangsangan luar yang diterima kelima indera manusia diproses menjadi dua jenis sinyal dalam otak. Direktur Klinik Telinga Hidung Tenggorokan (THT) di Tübingen, Professor Hans-Peter Zenner menjelaskan:

Bildunterschrift: Großansicht des Bildes mit der Bildunterschrift:  

"Fungsi otak manusia berbasis pada sinyal listrik dan biokimia. Keduanya saling'bergantian dan setiap kejadian atau impuls yang terjadi di lingkungan manusia harus 'diterjemahka' indera menjadi kedua sinyal tersebut. Proses yang disebut 'transduksi' ini memungkinkan otak mengolah rangsangan dari lingkungan manusia."

Di sini yang dimaksud dengan proses 'transduksi' adalah proses dimana stimulusdiubah menjadi aktivitas elektrik pada ujung saraf sensorik (reseptor). Mulut dan hidung adalah penerima rangsangan molekul kimia dari lingkungan manusia. Sementara mata dan telinga menerima rangsangan dalam bentuk gelombang.

 

1 / 3Kembali

 
Bookmark artikel

FeedbackKirimCetak

Topik berita lainnya



 

DW-TV EUROPE live

Journal (deutsch) - Mit Tagesthema

Foto Hari Ini
ImageOfTheDay